Satlantas Polresta P. Raya Siapkan Rencana Rekayasa Lalin Jelang UCI MTB Eliminator WC 2023

Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polresta Palangka Raya – Rencana rekayasa lalu lintas (lalin) telah dipersiapkan oleh Satlantas Polresta Palangka Raya menjelang penyelenggaraan UCI Mountain Bike Eliminator World Championships Tahun 2023 pada wilayah hukumnya.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kasatlantas, AKP Salahiddin, S.H., S.E. saat mengikuti rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya, Jalan S. Parman, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (7/11/2023) pagi.
“Rekayasa lalin telah kita siapkan untuk kemudian diterapkan selama berlangsungnya event UCI MTB Eliminator World Championships Tahun 2023 pada Tanggal 12 November mendatang, untuk menjaga kondusifitas kamseltibcar lalu lintas serta membantu kelancaran event,” tutur Kasatlantas.
Berdasarkan pemaparan AKP Salahiddin, rekayasa lalin rencananya akan dilakukan dengan menerapkan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di sekitar maupun jalan menuju area Stadion Tuah Pahoe yang menjadi lokasi berlangsungnya event. 
“Rencana Pengalihan dan penutupan arus lalu lintas akan dilakukan pada dua titik utama, yaitu simpang tiga Jalan bubut dan Tjilik Riwut serta putaran balik simpang tiga Jalan Bandeng dan Tjilik Riwut,” paparnya.
“Kemudian untuk Jalan Bubut dan Banteng induk akan diberlakukan jalur satu arah, sehingga para pengendara harus mengubah rute perjalanannya menuju arah jalan Rajawali hingga Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar,” jelasnya.
Dirinya melanjutkan, pengalihan tersebut juga lakukan bagi para pengendara yang berada pada simpang lampu merah Jalan Tjilik Riwut Km. 10, pertigaan Jalan Hiu Putih dan Tjilik Riwut, pertigaan Jalan Garuda dan Tjilik Riwut serta pertigaan Jalan Lele dan Tjilik Riwut.
“Hal itu dilakukan untuk mengurangi volume lalu lintas mulai dari Jalan Bandeng, Bubut, simpang Jalan Tjilik Riwut ke arah Badak, Jalan Haruan, Jalan Nila Putih dan jalan lainnya di sekitar lokasi UCI yang seluruhnya akan ditutup total,” lanjutnya. 
“Rencana rekayasa lalin ini tentunya masih akan terus dikaji dan disempurnakan dengan seoptimal mungkin sesuai dengan kondisi arus lalu lintas di lapangan, yang nantinya akan secara resmi kita release melalui media sosial Polresta Palangka Raya,” pungkasnya. (pm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *